Antara Tukul Arowana dan David Beckham
p3durungan
|
Wednesday, April 22, 2009
|
0 comments
Apa sih bedanya Tukul Arowana dan David Beckham? Justru kalau ada yang bilang gak beda perlu segera periksa ke psikiater. Sebetulnya yang ingin saya ketengahkan disini adalah mengenai penghasilan dari kedua celebirty tersebut. Tukul yang tampil keren abis, top markotop, ternyata tidak kalah sama David Beckham soal penghasilan dimana perhitungan 1 menit = 1 juta tidurpun juga di hitung..percaya nggak percaya Dunia terperangah ketika Beckham dihadiahi kontrak senilai US$ 250 million untuk berlaga 5 tahun di Los Angeles Galaxy. Dengan asumsi bahwa Beckham terus berlaga nantinya, diperkirakan Beckham meraih 1 juta rupiah per menit untuk penampilannya di lapangan hijau. Walau sebenarnya revenue yang didapat oleh Beckham, ternyata "masih
kurang mahal" dibandingkan para atlet di cabang golf, yakni Tiger Woods, ataupun para atlet basket seperti Shaquille O'Neill, Kobe Bryant dll.
1 juta rupiah per menit? Weww, jumlah yang fantastis. Di USA dan Eropa, biasanya ke-fantastis-an itu dihitung dalam berapa waktu yang diperlukan untuk meraih US$ 1 juta? Berapa menit kah? Berapa jam kah?
FYI, aktualitasnya, dalam hal fantastis pun bangsa kita tidak ketinggalan. Kenalkah anda dengan Mas Tukul Arwana, host Acara Bukan Empat Mata yang kini ratingnya tengah menjulang? Konon untuk penampilan dalam 1 jam itu, doi dibayar 20 juta rupiah. Karena iklan yang
bertubi-tubi, kira-kira masa Mas kocak ini membawakan acara hanyalah 40 menit saja (asumsinya). 20 juta dalam 40 menit didapatnya, atau dengan kata lain, yang
diraih doi adalah:
0.5 JUTA RUPIAH PER MENIT atau 1 JUTA RUPIAH PER 2 MENIT !!
Wewww, fantastis bukan? Ternyata Mas yang satu ini cuma kalah setengahnya dari Beckham. Itu belum termasuk penghasilan off air beliau. Silahkan bandingkan dengan UMR buruh kita, yang rata-rata 750 ribu per bulan, alias 750 ribu dalam 160 jam kerja atau 750 ribu dalam 40 x 160 = 6400 menit, atau 0.5 juta dalam 4300 menit. Bisa dibilang penghasilan Mas Tukul adalah 4300 x UMR para buruh. Hebat yahh, sekali ngoceh "Tak sobek-sobek mulutmu", udah dikasih 0.5 juta lho! Semoga apa yang didapatnya saat ini adalah karena memang dia deserve untuk meraihnya, dan bukan karena over paid. Yang jelas, penghasilannya jauh di atas para pejabat eksekutif dan legislatif, dengan catatan para pejabat tersebut tidak korupsi.
Kesimpulan akhir, ternyata Indonesia punya "David Beckham" juga lho. Kesimpulan tambahan, inilah gambaran ketimpangan penghasilan di Nusantara. TANYA KENAPA?
Bagaimana dengan diri anda? Berapa waktu yang anda perlukan untuk meraih 1 juta rupiah? Apakah sanggup mengalahkan rekor Mas Tukul yang jebolan supir angkot Semarang cuma memerlukan 2 menit saja?
Filed Under: Intermesso












0 comments
Trackback URL | Comments RSS Feed